Brem

Pengantar

Brem merupakan makanan tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah, khususnya daerah Madiun dan Wonogiri. Makanan ini merupakan produk fermentasi dari beras ketan yang memiliki rasa manis alami. Dalam setiap 100 gr brem, terkandung energi sebesar 249 kkal, protein sebanyak 3.4 g, lemak sejumlah 0.4 g, dan karbohidrat sebanyak 58.0 g. Selain itu, tidak ada kandungan serat dalam brem.

Meskipun brem tidak mengandung serat, namun kandungan protein, karbohidrat, dan energi yang cukup tinggi menjadikannya baik sebagai sumber energi tambahan. Protein dalam brem dapat membantu pembentukan dan perbaikan sel tubuh. Selain itu, karbohidrat juga menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Lemak yang rendah dalam brem membuatnya lebih sehat untuk dikonsumsi. Sebagai bagian dari diet seimbang, brem bisa menjadi pilihan makanan penutup atau camilan di sela-sela waktu makan. Namun, dalam pengolahannya harus memastikan kebersihan dan kualitas beras ketan yang digunakan agar tidak mengurangi manfaat kesehatannya.

Kode Panganku: AP039 | Kategori: Serealia | Tipe: Olahan (Processed)

Komposisi Gizi

Komposisi gizi per 100 g

Nutrisi Jumlah
Air (Water) 37.4 g
Energi (Energy) 249 kcal
Protein (Protein) 3.4 g
Lemak (Fat) 0.4 g
Karbohidrat (CHO) 58.0 g
Serat (Fibre) 0.0 g

Sumber: Panganku Database

Ide Resep dengan Brem

Sop Brem

Sop dengan bumbu rempah-rempah yang menggunakan brem sebagai bahan utamanya.

Ayam Bumbu Brem

Ayam dimasak dengan bumbu rempah-rempah dan ditambahkan brem untuk menambah rasa.

Brem Goreng

Brem digoreng hingga kering, biasanya disajikan sebagai makanan ringan.

Nasi Goreng Brem

Nasi goreng dengan tambahan brem untuk memberikan rasa manis dan unik.

Ikan Bakar Brem

Ikan bakar dengan saus brem yang memberikan rasa manis dan lezat.