Bubur sagu

Pengantar

Bubur sagu, berasal dari umbi sagu yang kaya pati dan merupakan makanan pokok masyarakat di beberapa daerah Indonesia, terutama Maluku dan Papua. Umbi sagu diolah menjadi tepung dan kemudian dimasak menjadi bubur sagu yang memiliki karakteristik tekstur lembut dan rasa yang khas. Dalam setiap 100 gram bubur sagu, terdapat 167 kilokalori energi, 0.2 gram protein, 4.0 gram lemak, 33.0 gram karbohidrat, dan 2 gram serat. Bubur sagu ini merupakan sumber energi yang baik karena kandungan karbohidratnya yang tinggi.

Bubur sagu memiliki manfaat kesehatan yang cukup beragam. Karbohidrat yang tinggi menjadikannya sumber energi yang baik, sedangkan kandungan seratnya dapat membantu pencernaan dan membuat rasa kenyang lebih lama, yang bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalankan program diet. Meski kandungan proteinnya relatif rendah, bubur sagu dapat dijadikan bagian dari diet seimbang jika dikombinasikan dengan sumber protein lain seperti tempe, tahu, atau ikan. Dalam pengolahan bubur sagu, disarankan untuk memasak dengan api kecil dan waktu yang cukup lama agar pati bisa larut sempurna dan nutrisi dalam sagu bisa terserap maksimal.

Kode Panganku: BP023 | Kategori: Umbi Berpati | Tipe: Olahan (Processed)

Komposisi Gizi

Komposisi gizi per 100 g

Nutrisi Jumlah
Air (Water) 62.5 g
Energi (Energy) 167 kcal
Protein (Protein) 0.2 g
Lemak (Fat) 4.0 g
Karbohidrat (CHO) 33.0 g
Serat (Fibre) 2 g

Sumber: Panganku Database

Ide Resep dengan Bubur sagu

Papeda

Bubur sagu khas Maluku yang disajikan dengan kuah ikan kuning atau ikan tongkol.

Sagu Gula Merah

Bubur sagu manis dengan taburan parutan kelapa dan saus gula merah.

Kolak Biji Sagu

Kolak manis dengan biji sagu, pisang, dan kuah santan gula merah.

Bubur Sagu Mutiara

Bubur sagu mutiara yang disajikan dengan kuah santan dan gula merah.

Lemet Sagu

Kue tradisional Jawa yang terbuat dari sagu, kelapa, dan daun pisang.