Tumis bandeng, masakan

Pengantar

Tumis bandeng merupakan salah satu hidangan tradisional yang populer di Indonesia, terutama di wilayah pesisir. Bandeng yang merupakan jenis ikan ini, diolah dengan cara ditumis sehingga menambah cita rasa yang khas dan lezat. Dalam setiap 100 gram tumis bandeng, terkandung energi sebesar 120 kalori, protein sebesar 22 gram, dan lemak sebesar 2,5 gram. Sementara itu, tumis bandeng tidak mengandung karbohidrat dan serat.

Sebagai sumber protein hewani, tumis bandeng memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Protein yang tinggi berperan penting dalam pembentukan sel dan jaringan baru, serta perbaikan sel dan jaringan yang rusak. Lemak dalam tumis bandeng, meski dalam jumlah yang tidak terlalu besar, juga esensial sebagai sumber energi serta penyerap vitamin larut lemak. Untuk menjaga kualitas nutrisi, cara pengolahan yang baik adalah dengan menumisnya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan menggunakan minyak dalam jumlah sedang. Dalam diet seimbang, tumis bandeng bisa menjadi pilihan sumber protein hewani yang baik, ditambah dengan sayuran dan sumber karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya.

Kode Panganku: GP094 | Kategori: Ikan/Kerang/Udang dll | Tipe: Olahan (Processed)

Komposisi Gizi

Komposisi gizi per 100 g

Nutrisi Jumlah
Air (Water) 75 g
Energi (Energy) 120 kcal
Protein (Protein) 22 g
Lemak (Fat) 2.5 g
Karbohidrat (CHO) 0 g
Serat (Fibre) 0 g

Sumber: Panganku Database

Ide Resep dengan Tumis bandeng, masakan

Bandeng Duri Lunak

Bandeng yang diolah dengan cara digoreng hingga duri lunak dan bisa dimakan.

Bandeng Asam Pedas

Bandeng yang dimasak dengan bumbu asam pedas, khas Jawa Tengah.

Bandeng Presto Juwana

Bandeng yang diolah dengan teknik presto hingga duri lunak, khas Juwana, Pati.

Pepes Bandeng

Bandeng yang dibumbui, dibungkus daun pisang, dan dikukus hingga matang.

Otak-Otak Bandeng

Isi bandeng yang dicampur bumbu, dibungkus daun pisang, dan dibakar atau dikukus.